Login Disini

Yang Lagi Online

Sebanyak 55 Tamu online

Mesin Pelacak

Tulisan Terbaru

article thumbnail

Di Indonesia, gelatin masih merupakan barang... .. Baca Artikel Ini>>>

article thumbnail

Tersebutlah kisah salah seorang sahabat Nabi... .. Baca Artikel Ini>>>

article thumbnail

Nama lengkap Ibnu Katsir ialah, Abul Fidâ... .. Baca Artikel Ini>>>

Home Berita Pilihan Nasib Dua Juta Janda di Irak, Siapa Yang Peduli?
Nasib Dua Juta Janda di Irak, Siapa Yang Peduli? PDF Print E-mail
Written by Redaksi2   
Thursday, 01 October 2009 22:37
Gejolak perang yang berkecamuk di Irak selama hampir tiga dekade, mulai dari pemerintahan otoriter Saddam Hussein, invasi dan penjajahan pasukan asing dibawah komando AS dan pertikaian antara kelompok militan, menyisakan penderitaan tersendiri bagi kaum wanita dan anak-anak di Negeri 1001 Malam itu. Banyak para isteri yang menjadi janda karena kehilangan suaminya dan jutaan anak-anak Irak yang menjadi kehilangan ayahnya.

Kantor kementerian urusan perempuan Irak mempekirakan hingga awal tahun 2009 kemarin jumlah janda di Irak mencapai satu juta orang. Namun Pejabat Menteri Urusan Perempuan, Narmeen Othman memperkirakan jumlahnya kemungkinan lebih besar dari itu, sekitar dua juta orang.


Menurut Othman, meski dinilai keras dan kejam, para janda pada masa pemerintahan Saddam Hussein mendapatkan perhatian serius dari negara. Berbeda dengan kondisi sekarang. Para janda itu harus berjuang sendiri dan posisinya rawan. Mereka bukan hanya harus mengatasi kesedihan dan penderitaan akibat ditinggalkan orang-orang yang dikasihi tapi juga harus bekerja keras menghidupi dan membesarkan anak-anak mereka.


Ibarat api di dalam sekam, problem kehidupan yang dihadapi para janda di Irak dari sisi budaya seperti bom waktu yang tinggal menunggu saja kapan meledaknya. Di kota Baghdad, terdapat sebuah lembaga amal Al-Ethar yang menyantuni para janda dan keluarganya. Lembaga ini juga membantu mencarikan suami bagi para janda yang berniat menikah lagi.


Direktur Al-Ethar, Hana Badrani mengungkapkan, lembaganya mendaftar sekitar 2.000 janda dengan total jumlah anak-anak keseluruhan mencapai 7.000 orang. Para suami dan ayah mereka kebanyakan terbunuh akibat aksi-aksi kekerasan. Sebagian besar para janda itu membutuhkan bantuan karena mereka tidak punya ketrampilan yang bisa membantu mereka untuk mencari pekerjaan.


Diantara para janda itu, ada yang menikah lagi dan bisa memulihkan kehidupan mereka. Tapi ada juga yang belum menemukan pasangan hidupnya yang baru dan harus menghidupi anak-anaknya.


Umi Fatima misalnya, meyakini bahwa akan lebih baik baginya dan anak-anak jika ia menikah lagi. Suami Fatima yang bekerja sebagai sopir taxi, tewas ditembak oleh sekelompok orang berseragam saat sedang mengisi bensin. Kematian suami, berarti hilang pula satu-satunya sumber nafkah bagi Fatima dan empat anak-anaknya.


"Seorang ayah, akan membuat kami lebih aman baik secara finansial maupun emosional. Anak-anak merindukan ayahnya. Kadang ketika mereka melihat sosok lelaki seperti ayahnya, mereka suka minta dipeluk," kata Fatima tentang niatnya menikah lagi.


Menurut Edwar, tidak semua wanita Irak yang menjadi janda menginginkan pernikahan lagi, "Sebagai manusia yang bermartabat, kaum wanita selayaknya bersikap bahwa mereka mampu melakukan apa yang bisa dilakukan kaum lelaki. Mereka harus mampu melindungi anak-anak tanpa kehadiran seorang lelaki di dalam keluarga," tukas Edwar.


Aktivis perempuan seperti Edwar bisa dengan mudahnya melontarkan pendapat bahwa kaum perempuan tidak perlu bergantung pada laki-laki. Tapi faktanya, banyak para janda di Irak yang memang ingin menikah lagi dan banyak anak-anak di Irak yang merindukan kehadiran seorang ayah.

 

Sebuah kerinduan yang wajar, yang tumbuh dari dalam jiwa manusia yang mendambakan kehangatan keluarga dan keinginan untuk berbagi kasih sayang dengan sesama manusia. (era/mrg)
Comments (0)Add Comment

Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
smile
wink
laugh
grin
angry
sad
shocked
cool
tongue
kiss
cry
smaller | bigger

security code
Write the displayed characters


busy
 

Artikel Terfavorit

Kehidupan Rasulullah Sebelum Diutus

article thumbnailMuhammad Sholallahu 'Alaihi wa Salam dilahirkan di Makkah Al Mukarramah pada hari Senin tanggal 12... .. Baca Artikel Ini>>>

Taubatnya Malik bin Dinar -Rohimahullah-

article thumbnailKehidupanku dimulai dengan kesia-siaan, mabuk-mabukan, maksiat, berbuat zhalim kepada manusia,... .. Baca Artikel Ini>>>

Perjalanan

article thumbnailSaudariku tampak pucat dan kurus. Namun sebagaimana kebiasaannya, ia tetap membaca Al-Qur'... .. Baca Artikel Ini>>>

Kisah Favorit

Kisah Pembunuh 99 Orang

article thumbnailDalam sebuah Hadits yang diketengahkan oleh Bukhari dan Muslim secara sepakat disebutkan bahwa:... .. Baca Artikel Ini>>>

Pindah ke Israel dan Masuk Islam

article thumbnailPada tahun 1998, Joseph Cohen seorang Yahudi Ortodoks kelahiran AS hijrah ke Israel karena... .. Baca Artikel Ini>>>

Do'a Orang Teraniaya....

article thumbnailSuatu pagi seorang laki-laki pergi berburu untuk mendapatkan rezeki yang halal. Namun hingga sore,... .. Baca Artikel Ini>>>

Siroh Favorit

Kehidupan Rasulullah Sebelum Diutus

article thumbnailMuhammad Sholallahu 'Alaihi wa Salam dilahirkan di Makkah Al Mukarramah pada hari Senin tanggal 12... .. Baca Artikel Ini>>>

'Aisyah Binti Abu Bakar -Rodhiallahu 'anha-

article thumbnailDia adalah gurunya kaum laki-laki, seorang wanita yang suka kebenaran, putri dari seorang laki-laki... .. Baca Artikel Ini>>>

Mengenal Imam al-Bukhari

article thumbnailMuhammad Ibnu Abi Hatim berkata, “Saya terilham/menghafal hadits ketika masih dalam asuhan... .. Baca Artikel Ini>>>