|
Gelatin Halal, Gelatin Haram |
|
|
Written by Redaksi2
|
|
Monday, 21 June 2010 15:59 |
 Di Indonesia, gelatin masih merupakan barang impor, negera pengimpor utama adalah Eropa dan Amerika. Menurut data BPS 1997, secara umum terjadi pemanfaatan dalam industri pangan dan farmasi. Dalam industri farmasi, gelatin digunakan sebagai bahan pembuat kapsul. Dalam industri pangan, gelatin pun sekarang marak digunakan. Gelatin adalah produk alami yang diperoleh dari hidrolisis parsial kolagen. Gelatin merupakan protien yang larut yang bisa bersifat sebagai gelling agent (bahan pembuat gel) atau sebagai non gelling agent. Sumber bahan baku gelatin dapat berasal dari sapi (tulang dan kulit jangat), babi (hanya (kulit) dan ikan (kulit). Karena gelatin merupakan produk alami, maka diklasifikasikan sebagai bahan bangan bukan bahan tambahan pangan. Menurut data dari SKW Biosystem suatu perusahaan gelatin multinasional bahwa produk gelatin dunia pada tahun 1999 sebanyak 254.000 ton terdiri dari sumber kulit jangat sapi sebanyak 28.7 %, kulit babi sebanyak 41.4% serta kontribusi tulang sapi sebesar 29.8 %, dan sisanya dari ikan. |
|
Last Updated on Monday, 21 June 2010 16:05 |
|
|
Keuntungan Sertifikasi Halal bagi Produsen |
|
|
Written by Redaksi
|
|
Tuesday, 29 September 2009 11:33 |
|
Bagi konsumen, terutama konsumen muslim, keuntungan dari sertifikat halal sudah jelas: mengetahui sebuah produk telah bersertifikat halal berarti keamanan dan ketenangan batin dalam mengkonsumsi dan menggunakan produk tersebut. Konsumen mendapat kepastian dan jaminan bahwa produk tersebut tidak mengandung sesuatu yang tidak halal dan juga diproduksi dengan cara yang halal. Sertifikat halal memberikan keuntungan bagi semua konsumen, tidak hanya konsumen muslim saja, karena halal tidak saja berarti kandungannya halal namun juga diproses dengan cara yang ber-etika, sehat dan baik.
Lalu apa keuntungan bagi produsen apabila produknya telah bersertifikat halal? Halal itu baik untuk bisnis juga. Ini adalah salah satu bentuk kewajiban sosial dan dapat meningkatkan kepercayaan dan loyalitas konsumen. Sertifikat halal membuka peluang eksport yang luas dan karena sertifikasi halal bukanlah kewajiban, produk yang telah bersertifikat halal memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan dengan perusahaan pangan lainnya. |
|
Stunning Bolehkah? |
|
|
Written by Redaksi
|
|
Monday, 28 September 2009 09:13 |
|
Sebuah metode yang digunakan untuk mempermudah penyembelihan hewan adalah dengan memingsankan hewan terlebih dahulu (stunning) sebelum disembelih. Secara teknis cara ini memberikan kemudahan. Sebab hewan yang sudah dipingsankan itu tidak akan meronta dan melakukan gerakan, sehingga penyembelih menjadi lebih mudah melakukan tugasnya. Bagaimana hukumnya jika ditinjau dari aspek kehalalan?
Metode pemingsanan memang lahir dari Barat, ketika jumlah ternak dan kebutuhan daging terus meningkat. Ketika hanya menyembelih satu atau dua ekor sapi, kita masih sanggup mengikat dan merebahkannya secara manual untuk mengeksekusinya. Tetapi ketika sudah ada ratusan bahkan ribuan ekor yang harus disembelih setiap harinya, tentu tidak akan sanggup dilakukan secara manual. |
|
Jejak-Jejak Arak |
|
|
Written by Redaksi2
|
|
Saturday, 08 August 2009 05:41 |
 Dalam makanan yang dibakar, seperti ikan bakar, daging panggang atau barberque, arak sering digunakan untuk melunakkan daging dan menciptakan aroma sensasional. Arak yang acap digunakan adalah jenis arak putih atau anggur beras ketan. Secara umum daging atau ikan yang direndam arak biasanya lebih lunak, lebih empuk, dan memiliki aroma khas arak. Tapi,indikasi tersebut pada kenyataannya sulit dikenali karena daging yang lunak dan empuk juga bisa disebabkan enzim papain dari daun atau getah pepaya. Sedngkan aroma arak tak mudah dikenali kecuali oleh orang yang berpengalaman. |
|
Written by Redaksi2
|
|
Monday, 22 December 2008 02:36 |
 Barangkali semua orang tahu sosis adalah makanan yang lezat. Makanan berbentuk bulat panjang dan berwarna merah atau coklat ini terbuat dari daging, bisa daging ayam, sapi, domba, ikan atau babi. Bahan tersebut dicincang, dihaluskan dan diberi bumbu, daging-daging tersebut kemudian dimasukkan kedalam selongsong berbentuk bulat panjang simetris dimasukkan ke dalam selonsong berbentuk bulat panjang simetris, baik yang terbuat dari usus hewan maupun pembungkus buatan (casing). Sosis juga dikenal berdasarkan nama kota atau daerah yang memproduksi, seperti berliner (Berlin), braunscheiger (Braunshweig), genoa salami (Genoa), dan lain-lain. Sosis digemari banyak orang, karena selain rasanya lezat, makanan ini juga tergolong mudah disajikan. Bahkan belakangan ada sosis yang bisa langsung disantap tanpa perlu dimasak lagi. Istilah sosis berasal dari bahasa Latin, yaitu salsus, yang artinya garam. Hal ini merujuk pada artian potongan atau hancuran daging yang diawetkan dengan penggaraman. Namun tahukah anda komponen penyusun sosis yang sering anda makan? Dan efek negatif apa saja yang dapat ditimbulkan dengan mengkonsumsinya? Mari kita perhatikan uraian berikut; |
|
Last Updated on Monday, 22 December 2008 02:40 |
|
|
|
|
<< Start <Prev | 1 | 2 | 3 | Next> End>>
|
|
Page 1 of 3 |